Implementasi Pelatihan Respectful Midwifery Care Pada Bidan Untuk Memberikan Pengalaman Positif Ibu Bersalin di Tiga Fasilitas Kesehatan Primer Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Adisty Purinda Meygaratri FKKMK UGM
  • Andreasta Meliala Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35727/jha.v6i1.241

Keywords:

espectful Maternity Care, Respectful Midwifery Care, Employee Empowerment, Kepemimpinan

Abstract

Latar belakang: Daerah Istimewa Yogyakarta menempati persentase kelahiran melalui tindakan seksio sesarea yang cukup tinggi. Peran faskes primer menjadi penting khususnya mendukung ibu hamil tanpa faktor risiko untuk melakukan persalinan normal. Pelayanan kebidanan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada keselamatan ibu dan bayi, tetapi juga pemenuhan hak, martabat, serta pengalaman positif ibu selama proses persalinan. Faktor utama dalam penguatan layanan primer adalah kompetensi bidan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pelatihan Respectful Midwifery Care (RMC) diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memberikan asuhan persalinan yang berpusat pada ibu (woman-centered care). Dengan pemahaman yang baik tentang prinsip RMC, bidan diharapkan mampu menciptakan lingkungan persalinan yang aman, nyaman, dan mendukung, sehingga ibu memperoleh pengalaman persalinan yang positif.

Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan RMC untuk meningkatkan kompetensi bidan dalam upaya memberikan pengalaman positif ibu bersalin di tiga fasilitas Kesehatan primer Daerah Istimewa Yogyakarta.

Metode: Penelitian menggunakan exploratory sequential mixed method, diawali dengan penelitian kualitatif menggunakan pengumpulan data melalui focus group discussion dengan pimpinan dan bidan yang terlibat langsung dalam pelayanan persalinan di tiga klinik diikuti dengan penelitian kuantitatif menggunakan pre-post test design yang menekankan perbandingan efek intervensi pelatihan RMCnmenggunakan uji paired sample t-test dan wilcoxon dengan total responden 32 orang.

Hasil: Hasil analisis dari 32 responden menunjukan bahwa terjadi perubahan 31 responden dengan peningkatan nilai mean sebesar 7,75 secara bermakna (p<0,05). Hal tersebut didukung data kuesioner post test terhadap 69 responden ibu bersalin yang berkunjung secara langsung tentang pengalaman positif saat pemeriksaan kehamilan dengan rata-rata sebesar 64,86, pengalaman persalinan dankelahiran sebesar 74,42 serta pengalaman paska kelahiran sebesar 58,89.

Kesimpulan: Pelatihan RMC dapat meningkatkan kompetensi bidan dalam upaya memberikan pengalaman positif ibu bersalin di tigafaskes primer Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan memastikan bahwa karyawan mendapatkan pelatihan tepat sesuai dengankebutuhan dan bidan termotivasi, terlibat dan diberdayakan untuk merangkul dan menjaga perubahan, maka diharapkan agarpengalaman positif dapat terwujud.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-23

Issue

Section

Artikel Penelitian