Implementasi Speak Up Orang Tua Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Melalui Asuhan Keperawatan Metode Kasus

  • Suhariyanto Sukarip Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • Mubin Barid Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • Tri Widiyaningsih Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • Fatima Azzahra Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • Fariqah Nabila Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • Ajeng Puspita Putri Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • Astuti Lestari Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemnekes Pontianak, Indonesia
  • RR. Tutik Sri Haryati Departemen Keperawatan Dasar-Dasar Keperawatan, Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
Keywords: Bayi Berat Baru Lahir, BBLR, Stunting, Speak Up, Transforming Care at The Bedside, TCAB, Asuhan Keperawatan Metode Kasus

Abstract

Latar Belakang: Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) memiliki risiko 5,87 kali untuk mengalami stunting. Manajemen asuhan keperawatan metode kasus merupakan hal yang penting diterapkan untuk mencegah malnutrisi selama di Rumah Sakit. Layanan asuhan keperawatan berfokus pada bayi BBLR dengan melibatkan orang tua melalui implementasi speak up.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penguatan manajemen asuhan keperawatan metode kasus terhadap pengetahuan speak up orang tua bayi BBLR.
Metode: Menggunakan teknik quasi eksperimen pre and post test nonequivalent control group. Sampel perawat sebanyak 21 responden dan orang tua BBLR sebanyak 35 responden. Asuhan keperawatan metode kasus dilakukan dengan metode pendampingan berupa transfer pengetahuan, keterampilan dan keyakinan terkait peran perawat dengan pendekatan Transforming Care at the Bedside (TCAB). Penelitian dilakukan di Rumah Sakit A sebagai kelompok intervensi dan kelompok kontrol Rumah Sakit B kota Singkawang. Analisis data dilakukan dengan uji pairet t test.
Hasil: Terdapat pengetahuan terkait speak up orang tua kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai signifikan p value 0,003. Penelitian ini berimplikasi pada kebijakan dalam layanan manajemen keperawatan dan peningkatan kompetensi perawat pemberian asuhan nutrisi BBLR. Selain itu penelitian ini berdampak pada peningkatan pengetahuan speak up orang tua mengenai nutrisi bayi dan perawatan di rumah.
Kesimpulan: Terdapat pengetahuan terkait persepsi speak up orang tua kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai signifikan p value 0,003. Penelitian ini berimplikasi pada kebijakan dalam layanan manajemen keperawatan dan peningkatan kompetensi perawat pemberian asuhan nutrisi BBLR. Selain itu penelitian ini berdampak pada peningkatan pengetahuan speak up orang tua mengenai nutrisi bayi dan perawatan di rumah.
Kata kunci: Asuhan Keperawatan Metode Kasus, Bayi Berat Baru Lahir (BBLR), Stunting, Speak Up, Transforming Care at The Bedside (TCAB)

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-06-26